Sejarah Hari Sukarelawan Internasional dan Makna Pentingnya bagi Dunia
Fajar - Friday, 05 December 2025 | 07:00 AM


Gudnus - Hari Sukarelawan Internasional atau International Volunteer Day (IVD) diperingati setiap 5 Desember untuk mengakui kontribusi para sukarelawan di seluruh dunia. Penetapan ini lahir dari kesadaran bahwa kontribusi relawan sering kali tidak diperhitungkan, padahal mereka berperan penting dalam berbagai isu sosial, pendidikan, kemanusiaan, hingga lingkungan.
Hari Sukarelawan Internasional resmi ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1985 melalui resolusi A/RES/40/212. Tujuannya sederhana namun sangat kuat: memberikan panggung global bagi para relawan, menghargai kontribusi mereka, dan mendorong lebih banyak masyarakat untuk terlibat dalam aksi sosial.
Kenapa PBB Menetapkan Hari Khusus untuk Relawan?
Pada tahun 1980-an, dunia sedang menghadapi berbagai krisis besar: kelaparan, kemiskinan ekstrem, wabah, perang, dan ketimpangan pendidikan. Banyak negara berkembang kesulitan memulihkan diri. Di tengah keterbatasan ini, justru gerakan sukarelawan menjadi salah satu kekuatan yang mampu bergerak cepat tanpa birokrasi panjang.
PBB melihat:
- banyak negara mengandalkan komunitas relawan untuk penanganan bencana
- sektor kesehatan sangat terbantu oleh tenaga sukarelawan
- program edukasi di daerah terpencil berjalan karena relawan
- gerakan lingkungan bertumbuh karena relawan
Relawan tidak dibayar, tapi energi sosial yang mereka bawa bisa menggerakkan masyarakat.
Perkembangan Hari Sukarelawan dari Masa ke Masa
Seiring waktu, peringatan ini berkembang dari sekadar momen apresiasi menjadi kampanye global yang melibatkan:
- pemerintah
- organisasi internasional
- NGO
- komunitas lokal
- sektor pendidikan
- perusahaan swasta
Beberapa negara bahkan menjadikan 5 Desember sebagai hari libur terbatas untuk fokus pada kegiatan sosial.
PBB melalui UN Volunteers (UNV) juga mulai memanfaatkan Hari Sukarelawan Internasional untuk merilis laporan tentang dampak sukarelawan global.
Makna Hari Sukarelawan Internasional di Era Modern
Di era digital dan mobilitas tinggi, peran relawan berubah. Mereka tidak hanya hadir dalam kegiatan lapangan, tetapi juga:
- relawan digital
- relawan pendidikan online
- relawan literasi
- relawan humanitarian berbasis teknologi
- relawan kesehatan mental
Generasi muda, terutama Gen Z, menjadi penggerak awal dalam banyak gerakan sosial seperti lingkungan, donor darah, literasi korban bencana, hingga kampanye isu manusia.
Mengapa Hari Ini Penting untuk Diperingati?
- Mengapresiasi kontribusi relawan yang sering tidak terlihat
- Mengajak masyarakat memahami pentingnya aksi sosial
- Menguatkan solidaritas global
- Menciptakan perubahan sosial dari akar rumput
- Mendorong lebih banyak orang turun tangan
Relawan adalah bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari satu aksi kecil.
Kesimpulan
Hari Sukarelawan Internasional adalah momen untuk merayakan keberanian, kepedulian, dan kemanusiaan. Ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi pengingat bahwa satu tindakan kecil dapat menciptakan perubahan besar.
Next News

Menelusuri Jejak Sejarah Hari Migran Internasional: Mengapa 18 Desember Begitu Krusial bagi Dunia?
2 months ago

Hari Juang Kartika (15 Desember): Sejarah Heroik Palagan Ambarawa dan Makna 'Tentara Rakyat' TNI AD
2 months ago

Sejarah Hari Gunung Internasional (International Mountain Day): Kenapa 11 Desember Penting Banget?
2 months ago

Sejarah Hari Pencegahan Genosida Internasional dan Proses Pengesahannya
2 months ago

Sejarah Hari Armada Republik Indonesia dan Asal-Usul Penetapannya
2 months ago

Sejarah Hari Anti Korupsi Sedunia dan Mengapa Diperingati Setiap 9 Desember
2 months ago

Sejarah Hari Penerbangan Sipil Internasional
2 months ago

Sejarah Hari Tanah Sedunia dan Latar Belakang Penetapannya
2 months ago

4 Desember: Hari Krusial untuk Masa Depan Bumi
2 months ago

4 Desember: Makna Artileri Penjaga Kemerdekaan Bangsa
2 months ago