Hari Dunia

Sejarah Hari Pencegahan Genosida Internasional dan Proses Pengesahannya

Fajar - Tuesday, 09 December 2025 | 08:00 AM

Background
Sejarah Hari Pencegahan Genosida Internasional dan Proses Pengesahannya

Gudnus - Genosida adalah salah satu kejahatan paling mematikan dalam sejarah umat manusia. Peristiwa-peristiwa tragis seperti Holokaus, genosida Rwanda, Kamboja, Bosnia, hingga tragedi suku Rohingya menunjukkan betapa besar dampak kehancuran yang ditimbulkan ketika suatu kelompok manusia dimusnahkan secara sistematis.

Untuk mencegah sejarah kelam itu terulang, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Hari Pencegahan Genosida Internasional yang diperingati setiap 9 Desember. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya deteksi dini, tindakan pencegahan, dan kerja sama internasional untuk mencegah genosida.

Awal Mula Konsep Genosida

Istilah genocide pertama kali diperkenalkan oleh seorang pengacara Yahudi-Polandia, Raphael Lemkin, pada tahun 1944. Lemkin menggabungkan kata “geno” (ras/suku) dan “cide” (pembunuhan) untuk menggambarkan pembantaian sistematis terhadap kelompok tertentu.

Lemkin terinspirasi oleh tragedi Holokaus, ketika Nazi membunuh enam juta orang Yahudi selama Perang Dunia II. Ia berargumen bahwa dunia harus memiliki hukum internasional yang secara khusus melarang dan menghukum genosida, karena kejahatan tersebut bukan hanya menyerang individu tetapi menghancurkan identitas suatu kelompok secara utuh. Konsep Lemkin menjadi dasar bagi konvensi internasional berikutnya.

Pengesahan Konvensi PBB untuk Pencegahan Genosida

Pada 9 Desember 1948, Majelis Umum PBB mengesahkan Convention on the Prevention and Punishment of the Crime of Genocide (Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida).

Inilah momen pertama ketika genosida resmi diakui sebagai:

  • kejahatan internasional
  • pelanggaran serius hak asasi manusia
  • tindakan yang harus dicegah oleh negara anggota PBB

Konvensi ini mulai berlaku pada 12 Januari 1951 dan menjadi salah satu pijakan terpenting dalam hukum internasional modern.

Isi inti konvensi mencakup:

  • definisi resmi genosida
  • kewajiban negara untuk mencegah dan menghukum pelakunya
  • yurisdiksi internasional jika negara gagal menindak
  • perlindungan bagi kelompok etnis, ras, dan agama

Konvensi inilah yang menjadi fondasi hukum bagi peradilan internasional seperti International Criminal Court (ICC) dan International Criminal Tribunal for Rwanda.

Mengapa 9 Desember Dipilih sebagai Hari Pencegahan Genosida Internasional?

Tanggal 9 Desember dipilih karena merupakan tanggal pengesahan konvensi anti genosida pada tahun 1948. Tanggal ini melambangkan komitmen dunia untuk tidak membiarkan tragedi kemanusiaan terjadi tanpa peringatan dan tanpa pencegahan.

Peringatan ini disahkan secara resmi oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2015 melalui resolusi A/RES/69/323, menjadikannya bagian resmi dari kalender internasional PBB.

Tujuan penetapan hari ini adalah:

  • meningkatkan kesadaran publik
  • memperkuat kapasitas negara dalam deteksi dini
  • membangun mekanisme pencegahan konflik
  • memastikan peradilan bagi korban
  • mendorong solidaritas global untuk perdamaian

Tanggal 9 Desember juga jatuh sehari sebelum Hari Hak Asasi Manusia Internasional (10 Desember), sehingga keduanya saling melengkapi sebagai pengingat bahwa hak hidup dan martabat manusia adalah yang utama.

Peran PBB dalam Pencegahan Genosida

PBB mendirikan Office on Genocide Prevention and the Responsibility to Protect (Kantor Pencegahan Genosida dan Tanggung Jawab Melindungi). Kantor ini bertugas:

  • melakukan pemantauan potensi genosida
  • memberi peringatan dini kepada negara-negara anggota
  • menyusun laporan ancaman
  • mempromosikan kebijakan pencegahan
  • mendorong pendidikan tentang toleransi dan perdamaian

Kantor ini menggunakan kerangka analisis khusus untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko genosida, termasuk:

  • ujaran kebencian
  • dehumanisasi kelompok
  • pembentukan milisi bersenjata
  • polarisasi politik
  • diskriminasi hukum sistematis

Dengan kerangka ini, negara-negara dapat mendeteksi tanda-tanda awal genosida sebelum terlambat.

Peristiwa Genosida yang Menjadi Pelajaran Dunia

Banyak tragedi kemanusiaan yang menjadi alasan kuat bagi penetapan hari ini. Beberapa yang paling terkenal:

  1. Genosida Armenia (1915)
  2. Holokaus Nazi (1941–1945)
  3. Genosida Kamboja oleh Khmer Merah (1975–1979)
  4. Genosida Rwanda (1994)
  5. Genosida Bosnia, terutama di Srebrenica (1995)
  6. Tragedi etnis Rohingya
  7. Genosida Palestina

Korban keseluruhan dari tragedi ini diperkirakan mencapai puluhan juta jiwa. Peringatan 9 Desember mengingatkan bahwa genosida tidak terjadi tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang yang sering diawali oleh kebencian dan diskriminasi.

Tujuan dan Manfaat Peringatan Hari Pencegahan Genosida Internasional

Peringatan ini memiliki tujuan jangka panjang yang sangat penting bagi masyarakat internasional:

  1. Mencegah munculnya tindakan diskriminatif yang menjadi bibit genosida.
  2. Membangun kesadaran masyarakat agar peka terhadap ujaran kebencian dan intoleransi.
  3. Memperkuat sistem hukum negara dalam menangani konflik etnis maupun agama.
  4. Mendorong pendidikan tentang sejarah genosida agar tragedi serupa tidak berulang.
  5. Membantu negara korban mendapatkan dukungan internasional.

Peringatan ini terutama penting bagi generasi muda agar memahami bahwa genosida bukan sekadar sejarah gelap, tetapi bisa terjadi kapan saja jika masyarakat lengah.

Tantangan Dunia dalam Mencegah Genosida Saat Ini

Meskipun dunia telah belajar banyak dari sejarah, genosida modern masih tetap menjadi ancaman. Beberapa tantangan utama:

  1. Disinformasi dan propaganda digital yang menyebarkan kebencian.
  2. Konflik etnis dan agama yang meningkat di beberapa wilayah.
  3. Lemahnya perlindungan terhadap minoritas.
  4. Keterlambatan respons internasional ketika tragedi mulai berkembang.
  5. Hambatan politik dalam menerapkan tindakan tegas terhadap pelaku.

Karena itu, pencegahan genosida harus dilakukan secara terus-menerus, bukan hanya diperingati sekali setahun.

Kesimpulan

Hari Pencegahan Genosida Internasional yang diperingati setiap 9 Desember memiliki sejarah panjang dan penting dalam perjalanan hukum internasional. Peringatan ini berakar pada pengesahan Konvensi Anti Genosida tahun 1948, yang menjadi tonggak dunia dalam memerangi kejahatan paling mematikan terhadap kemanusiaan.

Dengan memahami sejarah dan latar belakang peringatannya, masyarakat diharapkan semakin sadar akan bahaya diskriminasi, kebencian, dan kekerasan yang dapat berkembang menjadi genosida. Hari ini adalah ajakan untuk menjaga perdamaian, melindungi hak setiap manusia, dan memastikan tragedi kemanusiaan tidak lagi terulang.

Popular Article