Education

Menanti Bintang Jatuh Terakhir: Jam Terbaik Melihat Hujan Meteor Ursids dengan Mata Telanjang

Fajar - Tuesday, 23 December 2025 | 06:00 PM

Background
Menanti Bintang Jatuh Terakhir: Jam Terbaik Melihat Hujan Meteor Ursids dengan Mata Telanjang

Jika Geminids di pertengahan Desember adalah "konser besar" di langit, maka Ursids adalah "pertunjukan akustik" yang intim. Meski jumlah meteornya tidak sebanyak Geminids—hanya sekitar 5 hingga 10 meteor per jam—Ursids memiliki pesona tersendiri karena seringkali muncul secara tak terduga dengan latar belakang langit malam yang sangat gelap.

Kabar baiknya: Anda tidak butuh teleskop. Teleskop justru akan membatasi sudut pandang mata Anda. Kuncinya hanya kesabaran dan pemilihan waktu yang tepat.

1. Kapan Waktu Puncaknya?

Hujan meteor Ursids biasanya mencapai puncaknya pada malam tanggal 21 hingga 22 Desember. Namun, meteor-meteor ini masih bisa terlihat satu atau dua malam sebelum dan sesudahnya.

  • Jam Terbaik: Waktu paling ideal adalah dini hari antara pukul 02.00 hingga sesaat sebelum fajar (Subuh).
  • Mengapa Jam Tersebut? Pada jam-jam ini, konstelasi Ursa Minor (titik radian atau asal munculnya meteor) sudah berada cukup tinggi di langit utara. Selain itu, atmosfer bumi biasanya lebih tenang dan cahaya lampu kota mulai berkurang di jam-jam tersebut.

2. Skenario "Bagaimana Jika": Masalah Polusi Cahaya & Bulan

Seringkali orang kecewa karena hanya melihat kegelapan. Ada dua musuh utama:

  • Polusi Cahaya: Jika Anda berada di pusat kota seperti Bandung atau Jakarta, lupakan melihat Ursids dari balkon rumah kecuali Anda mematikan semua lampu. Anda butuh tempat yang benar-benar gelap, seperti daerah dataran tinggi atau pantai.
  • Cahaya Bulan: Perhatikan fase bulan. Jika bulan sedang terang benderang (purnama), cahaya meteor yang redup akan tersapu oleh sinar bulan. Tahun ini, Anda harus mengecek apakah bulan sudah terbenam sebelum dini hari untuk mendapatkan visibilitas maksimal.

3. Tips "Orang Dalam" untuk Pengamatan Maksimal

Berdasarkan pengalaman saya mendinginkan diri di bawah langit malam, berikut tips praktisnya:

  • Adaptasi Gelap (Dark Adaptation): Jangan melihat layar HP minimal 20-30 menit sebelum pengamatan. Mata manusia butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan kegelapan agar bisa menangkap cahaya meteor yang tipis. Melihat HP sedetik saja akan merusak adaptasi ini.
  • Posisi Santai: Jangan berdiri sambil mendongak; leher Anda akan kaku dalam 10 menit. Gunakan kursi lipat atau tikar untuk berbaring telentang. Lihatlah ke arah langit Utara, tapi jangan hanya fokus pada satu titik. Biarkan mata Anda memandang luas ke seluruh langit.
  • Perlengkapan "Survival": Kopi di dalam termos dan jaket tebal adalah wajib. Menunggu meteor adalah permainan kesabaran, dan rasa dingin adalah musuh utamanya.

4. Kenapa Tanpa Teleskop Lebih Baik?

Banyak pemula mengira teleskop akan membantu. Faktanya, meteor bergerak sangat cepat di area langit yang luas. Teleskop memiliki bidang pandang yang sangat sempit. Menggunakan teleskop untuk melihat hujan meteor ibarat mencoba melihat kembang api melalui lubang kunci; Anda kemungkinan besar justru akan melewatkan momennya.

Rekomendasi Visual Langit Malam

Untuk memberi gambaran bagaimana Ursids terlihat di langit yang gelap tanpa polusi cahaya, berikut adalah referensi visual yang bisa dibayangkan

Sumber : klopakindonesia.com

Penutup

Hujan meteor Ursids mungkin tidak se-spektakuler hujan meteor tahunan lainnya, namun ia menawarkan ketenangan bagi mereka yang ingin "berdialog" dengan semesta di penghujung tahun. Siapkan jaket Anda, matikan gadget, dan biarkan mata Anda menelusuri keajaiban langit utara.

Popular Article